Gomez Jilid 1 (1)


Hai!! Selamat datang lagi di blog saya! Sebelumnya saya mohon maaf karena minggu lalu tidak sempat untuk mem-posting. Jika kalian masih ingat, 2 minggu yang lalu saya bercerita tentang “Kabinet Gomez” baik yang jilid 1 dan jilid 2. Pada posting kali ini, saya akan bercerita sebuah pengalaman yang tidak pernah saya lupakan selama hidup saya ini bersama dengan “Kabinet Gomez Jilid 1”. Sudah saya singgung pada posting-an sebelumnya bahwa saya dan teman-teman saya pernah berlibur ke Jogja, awalnya sih hanya untuk liburan semata, namun tanpa disadari liburan tersebut benar-benar membuat kami menjadi semakin dekat dan akrab. Sepertinya cerita kali ini akan panjang sekali. Kalau begitu mari kita mulai ceritanya! Waktu itu adalah bulan Juni 2016, saya dan sembilan teman saya lainnya berlibur ke Jogja tepatnya pada Minggu, 19 Juni 2016. Kesembilan orang tersebut terdiri dari 6 pengurus saya, dan 3 orang dari pengurus sebelumnya. Jika ditambah dengan saya, yang dari “Kabinet Gomez” hanya tujuh dari delapan karena seorang teman saya kebetulan saat itu sedang tidak dapat ikut. Kami bersepuluh berangkat dari Stasiun Senen pada Minggu pagi dengan semangat yang berkobar-kobar. Sampai di Jogja kira-kira pukul 8 malam dan langsung dijemput oleh seorang supir yang akan mengantarkan kami selama liburan. Bapak supir ini sebelumnya sudah pernah mengantar 5 orang teman saya berlibur di Jogja beberapa tahun sebelumnya, sehingga mereka sudah saling kenal dan percaya. Selama di Jogja, kami berkendara menggunakan mobil elf sehingga dapat langsung menampung kami bersepuluh. Kami menginap di rumah keluarganya salah satu teman kami di daerah Kaliurang, sehingga dari situ sudah terlihat jelas Gunung Merapi. Malam pertama yang seharusnya kami gunakan untuk beristirahat malah berubah fungsi untuk bermain kartu dan werewolf. Sudah menjadi menu wajib kami untuk bermain keduanya. Tak terasa, ternyata jam sudah menunjukkan pukul 1 pagi, sehingga kami beranjak tidur untuk mengumpulkan energi, karena petualangan kami sesungguhnya belum dimulai.

Tepat pukul 5 pagi semua orang terbangun dan tidak dapat tidur kembali karena mendengar alarm yang bunyinya sebesar toa, karena ada kira-kira 3 alarm yang dibunyikan bersamaan. Setelah itu langsunglah kami mandi dan sarapan pagi. Mandi pagi di Jogja bukan hanya dapat membangunkan dan menyegarkan saya namun juga membuat saya menggigil hingga 1 jam setelah mandi. Tepat pukul 7 pagi kami dijemput, dan destinasi pertama kami adalah Kalibiru. Kalibiru itu sebenarnya bukan sebuah kali, namun kita harus pergi ke tempat yang sangat tinggi yang dinamakan “Kalibiru” dan dari tempat tersebut kita dapat melihat sebuah danau berwarna biru yang sebenarnya bernama Danau Sermo. Saat saya ke sana, tempatnya masih sangat sepi dan bersih karena masih jarang orang yang tahu tentang tempat ini. Setelah ke Kalibiru, kami menyempatkan diri untuk pergi ke Goa Maria Sendangsono. Sebenarnya setelah dari Goa Maria, kami ingin ke Candi Borobudur, tetapi sudah terlalu sore, maka supir kami merekomendasikan untuk jalan-jalan ke Candi Pawon dan Candi Mendut yang ternyata satu garis lurus dengan Candi Borobudur. Walau sedikit mengecewakan, namun tak apalah yang penting ke candi, karena kalau ke Jogja tetapi tidak ke candi rasanya tuh kayak ada yang kurang gitu deh. Destinasi terakhir kita dihari pertama adalah Monjali “Monumen Jogja Kembali”. Supir kami membawa kami ke sana karena sedang ada pesta lampion, dan kebetulan sedang sepi karena orang-orang sedang buka puasa. Saat kami sampai di Monjali, wajah kami bersepuluh sudah tidak bersemangat lagi karena sudah lelah, bahkan saat fotopun kami sudah tidak kut untuk membuat senyum. Namun kelelahan kami ini terbayar karena kolam ikan. Di sekeliling monumennya itu, terdapat sebuah kolam ikan yang besar dan lebar sekali. Ada banyak ikan kecil di dalamnya, tetapi ternyata ada pula ikan-ikan besar yang mengumpat dibagian bawah. Di sana, ada yang menjual makanan ikan dan pengunjung dapat memberikan makan tersebut ke dalam kolam. Awalanya teman saya hanya iseng melemparkan sebungkus makanan ikan yang harganya Rp 2.000,00 , namun tiba-tiba ikan-ikan kecil itu melompat-lompat. Tak lama kemudian ada sebuah ikan besar yang melompat cukup tinggi untuk mendapatkan makanan. Kami semua kaget dan langsung antusias untuk melihat ikan besar tersebut. Sehingga kami berulang-ulang membeli makanan ikan dan langsung berteriak kesenangan saat melihat ikan besar tersebut muncul ke permukaan. Setelah lelah kami kembali ke mobil dan berencana untuk pulang. Saat kami bertemu dengan supir kami, bapak itu berkata “Ada apa tadi kok ada yang teriak-teriak?”. Ternyata suara kesenangan kami yang menggelegar ini dapat terdengar sampai ke parkiran. Sebelum pulang, kami mampir dahulu disebuah warung satai, lalu pulang untuk beristirahat. Sesampainya dirumah, tentu saja kami tidak langsung tidur, namun kami bermain kartu dan werewolf lagi sampai subuh. Kali ini kami benar-benar membangunkan warga sekitar untuk sahur, karena saat kami selesai bermain, warga sekitar sudah saling berteriak-teriak dan membunyikan kentungan kepada tetangga-tetangganya.

Lagi-lagi kami terbangun pukul 5 pagi dan tidak dapat tertidur karena bunyi 3 alarm yang sungguh membangun seluruh isi rumah. Hari ini saya sebut hari berair, karena kami akan pergi ketempat-tempat wisata yang berair. Karena itu, tidak ada satupun dari kami yang mandi pagi, karena saying aja kalau mandi tetapi nanti basah lagi. Sehingga pukul 6 kami sudah berangkat. Destinasi kami pada pagi hari ini adalah Puncak Becici yang berada di daerah Gunung Kidul. Dari Puncak Becici ini, kami dapat melihat kota Jogja dari atas awan, dan kami juga dapat melihat puncak Gunung Merapi serta Gunung Merbabu. Selain itu, kami juga disuguhkan pemandangan indah dari hutan pinus. Sangat menyegarkan mata, apalagi udaranya yang sejuk dan enak untuk dinikmati pada pagi hari. Sepertinya cerita saya kali ini sudah terlalu panjang. Saya akan melanjutkan ceritanya pada postingan selanjutnya. Jadi… ditunggu yaa kelanjutan ceritanya!! Semoga tempat-tempat yang saya kunjungi ini dapat menjadi rekomendasi tempat liburan di Jogja untuk kalian!! Oke deh kalau begitu, sampai jumpa!!
*jadi ceritanya gambar dibawah ini kita lagi foto pake timer, abis lompat trus kitanya lari mau liat gambarnya, eh ternyata kameranya masih njepret sampai 10 kali...




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Clara atau Elen?

Kebiasaan yang Tidak Biasa

Papa atau Mama yang Anti Mainstream?