Roda Kehidupan
Hai!! Kembali lagi dalam blog
saya!! Pada postingan-postingan sebelumnya saya sudah menceritakan sedikit
cerita tentang saya dan keluarga saya. Untuk itu pada postingan kali ini saya
akan bercerita sedikit tentang sekolah saya. Masih ingatkah kalian dengan
kalimat pertama dalam postingan pertama saya? Kalau sudah lupa atau belum baca,
bisa baca dahulu postingan pertama saya. Kalimat pertama dalam postingan
tersebut sebenarnya sudah menjelaskan seluruh inti dari cerita tentang sekolah
saya
Seperti yang telah saya tulis,
saya bersekolah di SMA Santa Ursula Jakarta yang berada di depan Lapangan
Banteng dan jaraknya sekitar 17 km dari rumah saya. Sekolah ini merupakan
sekolah dari zaman Belanda yang sudah sangat tua, sehingga tak jarang saya
mendengar cerita-cerita mistis tentang sekolah ini. Keistimewaan dari sekolah
ini adalah seluruh muridnya berjenis kelamin perempuan dengan seragam hijau
kotak-kotak yang konon katanya sama seperti taplak meja walau saya sendiri
belum pernah melihat taplak meja berwarna hijau kotak-kotak. Tak hanya itu,
terkadangan kaos kaki putih bisa sampai di atas lutut dan rokpun bisa jadi di
bawah lutut. Dulu sebelum saya masuk ke sekolah ini, saya sempat berpikir
bagaimana rasanya jika saya bersekolah di sekolah yang isinya perempuan semua.
Apakah akan terasa canggung? Apakah semuanya akan berjalan dengan aneh? Yaa
saat masa-masa adaptasi masuk sekolah mungkin masih terasa
pertanyaan-pertanyaan tersebut. Namun lama-kelamaan pertanyaan-pertanyaan itu
menjadi tidak benar, nyatanya asik-asik saja berada di sekolah yang isinya
perempuan semua. Bahkan saya merasa lebih berani dan lebih nyaman untuk
melakukan hal yang tidak biasa karena semua orang akan melakukan hal-hal lain
yang lebih aneh dari yang saya lakukan. Dan ternyata, kekeluargaan dalam
sekolah ini terasa lebih dalam. Itulah salah satu alasan saya mau masuk ke
sekolah ini.
Jika paragraf di atas
menceritakan kebahagiaan, paragraf ini akan menceritakan serangkain penderitaan
yang saya alami selama saya bersekolah di SMA Santa Ursula. Karena kehidupan
kita itu bagaikan sebuah roda, pasti kita pernah berada di atas, pernah juga
berada di bawah, sama halnya dengan kebahagiaan dan penderitaan. Dengan berada
dikelas 12 IPA di SMA Santa Ursula, hidup saya menjadi semakin berat dan penuh
tekanan. Selama saya berada di kelas 10 dan 11, SMA Santa Ursula memiliki hari
efektif 6 hari selama seminggu, dengan kata lain hari Sabtu kami tetap masuk.
Namun karena pemerintah Indonesia menetapkan 5 hari efektif belajar, dengan
susah payah akhirnya saat saya kelas 12 ini baru dilakukan perubahan dengan
kata lain Sabtu libur. Dari semua pilihan, pasti ada positif negatifnya. Jika
hari Sabtu masuk, saya harus bangun pagi selama 6 hari, hari Senin sampai Jumat
saya pulang pukul 4 sore dengan 1 hari praktikum dan 4 hari lainnya peltam.
Namun jika hari Sabtu libur, saya hanya bangun pagi 5 hari, setiap hari pulang
pukul 4 sore dan kerugian materi karena seluruh kegiatan hari Sabtu dipindah ke
hari biasa sehingga waktu peltam saya akan berkurang untuk melaksanakan
kegiatan dihari Sabtu. Belum itu, jika saya remedial, remedial akan dilakukan
pada hari Sabtu. Dulu saat kelas 10, sampai rumah saya bisa langsung belajar
dan tidur masih pukul 12 malam. Saat kelas 11, pulang sekolah masih bisa
belajar, lalu tidur lebih cepat kira-kira pukul 10, dan bangun lagi pukul 3
pagi untuk lanjut belajar. Namun dikelas 12 ini, jam tidur saya semakin
berantakan, sampai rumah saya sudah sangat lelah, jadi mau tidak mau saya tidur
terlebih dahulu. Yang tadinya berencana bangun pukul 8 malam, pasti selalu
kebablasan sampai pukul 11 malam. Sehingga saya mulai belajar pukul 11 malam
sampai pukul 3 pagi. Lalu saya tidur lagi dan pukul setengah 5 sudah harus
bangun lagi. Namun semua penderitaan yang saya alami ini membuat saya semakin
kuat dan tidak mudah menyerah, karena dengan kondisi apapun, semua tugas harus
selesai dan pekerjaan harus dapat terselesaikan. Yaa demikianlah sedikit cerita
tentang susah senang saya disekolah yang isinya perempuan semua. Nantikan
cerita-cerita saya selanjutnya!! Sampai jumpa!!
Komentar
Posting Komentar